Penetrasi Macadam
PEKERJAAN BAGIAN–BAGIAN PERKERASAAN JALAN
Pembahasan pekerjaan bagian–bagian perkerasan jalan ini di susun sesuai urutan dalam Dokumen Kontrak buku volume – 3 spesifikasi.
XII. PENETRASI MACADAM LEVELING
Pekerjaan Penetrasi Macadam Leveling adalah pekerjaan menghampar dua lapisan agregat yang berbeda gradasinya yang masing–masing lapis distabilisasi dengan aspal di atas permukaan yang telah dipersiapkan.
Bahan yang dipergunakan adalah agregat kasar yang dihampar di lapisan pertama, agregat halus (pengunci) yang dihampar di atas agregat kasar yang telah disiram aspal. Apabila yang dipakai aspal semen maka dipergunakan aspal dengan penetrasi 60/70 atau 80/100, sedangkan bila digunakan aspal cut back dari jenis aspal MC 800 dan MC 3000.
Baca : Pemadatan.
Maksud Pekerjaan Penetrasi Macadam dalam Spesifikasi ini adalah untuk membentuk permukaan/leveling atau memperbaiki kondisi permukaan jalan.
Pekerjaan Penetrasi Macadam termasuk di dalamnya menyediakan semua agregat yang diperlukan (termasuk pasir), aspal, menghampar bahan–bahan tersebut dan memadatkan setiap lapisan.
1. Hal–hal Yang Perlu Diperhatikan Pada Pelaksanaan :
1.1. Sebagaimana pekerjaan aspal lainnya agregat harus masuk dalam gradasi yang ditentukan Spesifikasi (tabel IV.12.1), bersih dari kotoran dan bahan organik dan kering.
1.2. Setelah permukaan yang telah dipersiapkan diberi Lapis Perekat, dihampar agregat kasar, dipadatkan dan disiram aspal. Selanjutnya dihampar agregat halus,dipadatkan dan disiram aspal. Pekerjaan akhir menabur pasir kasar atau chip tanpa harus dipadatkan lagi. Jumlah agregat dan aspal yang dihampar harus mengikuti tabel IV.12.2.
1.3. Sebelum disiramkan aspal harus dipanaskan pada batas–batas temperatur yang ditetapkan dalam Spesifikasi. Penghamaparan aspal harus menggunakan aspal distributor.
2. Pengukuran Hasil Kerja dan Pembayaran
Pembayaran hasil kerja :
Pembayaran dilakukan dalam mata pembayaran :
- 6.6 Penetrasi Macadam Leveling dalam meter kubik
Tabel IV.12.1 : Persyaratan Gradasi Agregat Kasar dan Pengunci untuk Penetrasi Macadam
| Jenis Agregat | (7 – 10 cm) | Tebal Lapisan (5 – 8 cm) Persen |
(1 5 cm) |
| Agregat Kasar Lolos |
|||
| 75 mm 60 mm 50 mm 40 mm 25 mm 18 mm |
100 90 – 100 35 – 75 0 – 15 0 – 5 - |
- 100 95 – 100 35 – 70 0 – 15 0 – 5 |
- - 100 95 – 100 - 0 – 5 |
| Agregat Pengunci Lolos |
|||
| 25 mm 18 mm 9 mm |
100 95 – 100 0 – 5 |
100 95 – 100 0 – 5 |
100 95 – 100 0 – 5 |
Tabel IV.12.2 : Kuantitas Agregat dan Aspal Penetrasi Macadam Sebagai Bahan
![]()
Pembayaran hasil kerja merupakan perkalian volume hasil kerja dengan harga satuan pembayaran tersebut dalam kontrak.
Pengukuran Hasil Kerja :
Seperti halnya untuk pekerjaan campuran aspal dingin, pengukuran hasil kerja dibedakan dalam dua pekerjaan yaitu untuk pekerjaan minor dan pekerjaan pelapisan kembali.
Pengukuran kwantitas pekerjaan minor sama seperti pengukuran pekerjaan minor untuk campuran aspal dingin.
Untuk pekerjaan pelapisan kembali, pengukuran kwantitas sama dengan pengukuran pekerjaan aspal panas yang diukur dalam meter kubik.
Sumber : Ahli Pelaksana Jalan/Ahli Pelaksana Jembatan (HPJI).
Baca Juga : Campuran Aspal Dingin.
One comment
Pingback: Pemeliharaan Dengan Laburan - Trigonometri Consultant